Sunday, May 29, 2016

Daftar Juara GTK PAUD dan Dikmas berprestasi tingkat nasional tahun 2016



Palu (28/05/2016) Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD dan Dikmas sudah ditutup secara resmi pada Jumat kemarin (27/05/2016) oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Ballroom Hotel Mercure Palu, Sulawesi Tengah.

Berikut ini daftar 16 jenis GTK PAUD dan Dikmas berprestasi tingkat nasional tahun 2016. Kepada para juara I diberi hadiah pembinaan sebesar Rp. 30 juta, juara II Rp. 25 juta, juara III Rp. 20 juta rupiah, juara harapan I Rp. 15 juta rupiah dan juara harapan II Rp. 10 juta. Seluruh juara pertama ditambah mendapat hadiah berupa laptop.

Guru Kelompok Bermain/Taman Penitipan Anak/Satuan PAUD Sejenis
Juara I     Tri Lestari Rakhmawati, SE.     Kalimantan Utara
Juara II     Didiek Wahyudi     Sumatera Barat
Juara III     Marhaedah, M.Pd.     Kalimantan Timur
Harapan I     Maria Elviras, S.Pd.     Nusa Tenggara Timur
Harapan II     Lilis Suryani, S.Pd.     DI Yogyakarta

Pengelola Kelompok Bermain/Taman Penitipan Anak/Satuan PAUD Sejenis
Juara I     Ismuningsih, MA.     DI Yogyakarta
Juara II     Nelti Riska     Riau
Juara III     Atikah Susilawati, S.Pd.     Jawa Barat
Harapan I     Evawati, S.Pd.     Sumatera Barat
Harapan II     Novi Tri Susanti, S.Pd. AUD     Jawa Tengah

Pamong Belajar
Juara I     Ika Afliana Dahliani, S.Pd.     Kalimantan Selatan
Juara II     Kholifah Dwi Untari, S.Pd.     Jawa Timur
Juara III     Sugiran, S.Pd., MM.     DI Yogyakarta
Harapan I     Yaya Sukarya, M.Pd.     Jawa Barat
Harapan II     Siti Mubarokah, S.Pd.     Kalimantan Timur

Penilik
Juara I     Etri Jumiastuti, S.Pd.     DI Yogyakarta
Juara II     Dra. Endah Sutiya, M.Si.     DKI Jakarta
Juara III     Woro Hastintriningsrih, SP.     Jawa Tengah
Harapan I     Arifudin, S.Pt., M.Pd.     Nusa Tenggara Barat
Harapan II     Sakinah,S.Pd.     Sumatera Barat

Pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat
Juara I     Suwanto     Jawa Tengah
Juara II     Guntari Hudiwinarti, SE., MM     Jawa Timur
Juara III     Darmiah, SE.     Kalimantan Utara
Harapan I     Cecep Hidayat, S.Sos., S.Pd.I, MT     Jawa Barat
Harapan II     Syahrudin, S.Kom.     DKI Jakarta

Pengelola Taman Bacaan Masyarakat
Juara I     Nurachman, S.Ag., S.Pd., MM.     Jawa Barat
Juara II     Dayang Suriani, M.Pd.     Kalimantan Timur
Juara III     Mustofa     Banten
Harapan I     Nursyida Syam, Amd.     Nusa Tenggara Barat
Harapan II     Dimas Ari Pamungkas, S.Pd. SD     Jawa Tengah

Tutor Pendidikan Keaksaraan
Juara I     Muhammad Solihin, S.Pd.     Kalimantan Timur
Juara II     Dawam Abdul Hamid, S.Pd.I     Jawa Tengah
Juara III     Nila Rahmi, S.Pd.     Jawa Timur
Harapan I     Desri Susilawani, S.Pd.I     Bangka Belitung
Harapan II     Nunung Novianti, S.Pd.     Riau

Kepala Sanggar Kegiatan Belajar
Juara I     Eko Jatmiko     DKI Jakarta
Juara II     Sukrisyadi, S.Pd.     Jawa Tengah
Juara III     Drs. Moh. Nadhir     Sulawesi Tengah
Harapan I     Djuariningsih, S.Pd., MM.     Bangka Belitung
Harapan II     Drs. Yunaidi     DI Yogyakarta

Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan
Juara I     YP. Wahyu Gunawan, SE, M.Si.     Jawa Tengah
Juara II     Eko Desriyanto, S.M.I, MM     Lampung
Juara III     Muhammad Sidiq K. Tomso     DI Yogyakarta
Harapan I     Andri Purwanto, ST     Bali
Harapan II     Rudi Santosa, ST., M.Pd.     Jawa Barat

Instruktur Kursus Tata Kecantikan Rambut
Juara I     Conie Conella, MKD.     DKI Jakarta
Juara II     Drs. Mahzar Chan     Sumatera Barat
Juara III     Reni Fitriana, S.Pd., MM.     DI Yogyakarta
Harapan I     Caroline     Nusa Tenggara Barat
Harapan II     Tri Puji Astuti, SPd.I     Jawa Barat

Instruktur Kursus Tata Busana
Juara I     Dra. SF. Aswiana, MM.     DI Yogyakarta
Juara II     Retno Tri Susanti, S.Pd.     Jawa Tengah
Juara III     Riswandi, S.Pd., M.Pd..T     Aceh
Harapan I     Afifatulhusna, S.Pd.     Jawa Timur
Harapan II     Hasdiana Saleh, S.Pd., M.Sn.     Gorontalo

Instruktur Kursus Tata Rias Pengantin
Juara I     Okie Surya Ikawati, S.Sn.     DI Yogyakarta
Juara II     Purwoko, S.Sn.     Jawa Tengah
Juara III     Megasari, Amd.     Jawa Barat
Harapan I     Kapti Lestariningsih     Jawa Timur
Harapan II     Sapariyanto H. Harun     Nusa Tenggara Barat

Instruktur Kursus Komputer
Juara I     Nopi Arahman     Jambi
Juara II     Dedy Salman, S.Pd.     Kalimantan Utara
Juara III     Chatarina Tri Anggorowati Ekowati, S.Pd.     DI Yogyakarta
Harapan I     Tata Nasution, S.Pd.I     Jawa Barat
Harapan II     M. Fajri Basuki, S.Kom.     Kalimantan Timur

Tutor Paket A
Juara I     Rahmi Muliani, S.Pd.     Sumatera Barat
Juara II     Rosdiana, S.Pd.     Kalimantan Timur
Juara III     Risa Ristiani     Jawa Barat
Harapan I     Andreast Wahyu Sugiyarta, S.Pd.     DI Yogyakarta
Harapan II     Faried Syafi’i, S.Si., M.Pd.     Jawa Timur

Tutor Paket B
Juara I     Dian Astutik W.S., S.Pd.     DI Yogyakarta
Juara II     Fadly Umadji, S.Pd.     Gorontalo
Juara III     Desy Rizkawati, S.Pd.     Jawa Barat
Harapan I     Ketut Sri Kusuma Wardani, S.Pd.     Bali
Harapan II     Rain Adhistya, S.Pd.     Jawa Tengah

Tutor Paket C
Juara I     Kade Restika Dewi, S.Pd., M.Pd.     Bali
Juara II     Bambang Susilo, S.Pd.     DI Yogyakarta
Juara III     Hj. Ita Yuliana, S.Pd., M.Pd.     Kalimantan Selatan
Harapan I     Iman Haris Munajat, S.Pd.I.     Jawa Barat
Harapan II     Muhammad Kurtubi     DKI Jakarta

Paduan Suara
Juara I     Papua
Juara II     Sulawesi Utara
Juara III     Sulawesi Tengah

Senam Poco-Poco Nusantara
Juara I     Bali
Juara II     Banten
Juara III     Jawa Timur

Sumber: Panitia [fauziep]

Tuesday, May 24, 2016

Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Tingkat Nasional Tahun 2016 di Palu

Palu (23/05/2016) Sore tadi Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si., membuka secara resmi Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) PAUD dan Dikmas Tingkat Nasional Tahun 2016 di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Palu.


“Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas untuk menghargai para GTK yang berprestasi di tingkat provinsi. GTK PAUD dan Dikmas harus berada di ujung tombak pembelajaran dan pengelolaan pendidikan nonformal. Tujuan utama bukan untuk mencari pemenang tapi untuk merekatkan NKRI”, jelas Sumarna Surapranata, Ph.D, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, pada sambutan upacara pembukaan.

Untuk mendapatkan penghargaan tingkat nasional, para guru dan tenaga kependidikan PAUD dan Dikmas akan dinilai melalui tahapan penilaian naskah, tes tertulis (tes psikologi) dan presentasi. Terdapat 16 jenis GTK PAUD dan Dikmas yang akan beradu inovasi karya nyata untuk mendapatkan penghargaan yang terbaik. Keenambelas jenis GTK tersebut yaitu, Guru KB/TPA/SPS, Pengelola KB/TPA/SPS, Instruktur Komputer, Instruktur Tata Rias Rambut, Instruktur Tata Rias Pengantin, Instruktur Tata Busana, Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), Pamong Belajar pada Sanggar Kegiatan Belajar, Penilik, Pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM),Tutor Paket A, Tutor Paket B, Tutor Paket C, dan Kepala Sanggar Kegiatan Belajar.

“Para juara akan diundang ke Jakarta pada Simposium Guru pada bulan November 2016 yang juga akan dihadiri Presiden Republik Indonesia,” tambah Sumarna Surapranata.

Pada sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si., menyatakan bahwa tema kegiatan apresiasi tahun ini yaitu mulia karena karya sangat tepat dan relevan serta strategis dalam upaya meningkatkan kualitas PAUD dan Dikmas termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Hal ini sejalan dengan nawacita pemerintah saat ini dimana pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu perhatian pemerintah,” tambah Longki Djanggola.

Menutup sambutannya Gubernur Sulawesi Tengah berpesan agar kegiatan apresiasi ini juga dapat digunakan sebagai wadah bagi GTK PAUD dan Dikmas untuk selalu berinovasi, berpikir cerdas, berkarakter, profesional dan bertanggung jawab.

Kegiatan pembukaan didahului dengan defile kontingen 33 provinsi peserta melalui podium kehormatan. Masih ada satu kontingen, yaitu Maluku Utara yang masih dalam perjalanan karena kendala delay penerbangan.

Pada  pagi harinya diselenggarakan tes tertulis, berupa tes psikologi yang dilaksanakan pada empat hotel di kota Palu yang menjadi lokasi kegiatan Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Tingkat Nasional Tahun 2016. [fauziep]
Sumber: fauziep.com

Saturday, May 21, 2016

Hadiah 30 Juta pada Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas 2016 di Palu

Acara tahunan Apresiasi insan guru dan tenaga kependidikan PAUD dan pendidikan masyarakat (GTK PAUD dan Dikmas) akan digelar  di Palu, Sulawesi Tengah.(22- 28 Mei 2016)
Ajang Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas merupakan wahana pemberian penghargaan bagi mereka yang sudah memberikan sumbangsih karya nyata inovasi di lapangan.

“Guru dan tenaga kependidikan merupakan faktor penting dalam penyelenggaraan program pembelajaran guna mendukung implementasi Revolusi Mental terutama dalam konteks mengubah karakter bangsa ke arah yang lebih baik,” ungkap Sumarna Surapranata, Ph.D Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud. 

Guru dan tenaga kependidikan perlu diberikan penghargaan sesuai dengan prestasi yang dicapai dan dedikasi dalam melaksanakan tugas pembelajaran di berbagai wilayah Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan termasuk bagi guru (pendidik) dan tenaga kependidikan PAUD dan Dikmas yang berada pada jalur pendidikan nonformal.

Untuk mendapatkan penghargaan tingkat nasional, para guru dan tenaga kependidikan PAUD dan Dikmas akan dinilai melalui tahapan penilaian naskah, tes tertulis (tes psikologi) dan presentasi. Terdapat 16 jenis GTK PAUD dan Dikmas yang akan beradu inovasi karya nyata untuk mendapatkan penghargaan yang terbaik. Keenambelas jenis GTK tersebut yaitu, Guru KB/TPA/SPS, Pengelola KB/TPA/SPS, Instruktur Komputer, Instruktur Tata Rias Rambut, Instruktur Tata Rias Pengantin, Instruktur Tata Busana, Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), Pamong Belajar pada Sanggar Kegiatan Belajar, Penilik, Pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM),Tutor Paket A, Tutor Paket B, Tutor Paket C, dan Kepala Sanggar Kegiatan Belajar.

Kegiatan apresiasi ini mampu meningkatkan antusias para guru PAUD, tutor, instruktur, pamong belajar serta tenaga kependidikan lainnya. Antusias meraih asa, meraih prestasi. Prestasi yang mampu meningkatkan rasa percaya diri, lebih dari itu pengakuan atas inovasi karya nyatanya. Bukan karya tulis yang dibuat seakan karya nyata. Paling tidak hadiah 30 juta rupiah bagi juara I, 25 juta rupiah juara II, 20 juta rupiah juara III, 15 juta rupiah juara IV dan 10 juta rupiah juara V menjadikan daya tarik sendiri bagi kalangan guru dan tenaga kependidikan pada jalur pendidikan nonformal ini. Bahkan bagi peserta yang tidak memperoleh kejuaraan akan tetap diberi penghargaan berupa imbal prestasi sebesar 5 juta rupiah. Penghargaan atas prestasinya yang mampu tampil di tingkat nasional.

Di samping itu, kegiatan apresiasi ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk berbagi inovasi karya nyata. Karena itulah presentasi karya nyata tidak dilakukan secara tertutup, melainkan secara terbuka. Pelaksanaan presentasi secara terbuka diharapkan peserta dapat saling mencermati dan menyerap pengalaman baik (best practice) peserta lainnya yang dapat diaplikasikan di daerahnya masing-masing. Karya nyata terbaik tidak ada artinya jika tidak mampu dibagikan kepada orang lain. Tidak dapat diaplikasikan pada daerah lain, tentu saja dengan melakukan penyesuaian.[fauziep]

Sumber: Pencerahan Pendidikan Nonformal

Thursday, May 19, 2016

Lomba Tutor PKBM Berprestasi Kota Tangsel Banten 2016


PKBM Tangsel-  Dalam rangka pemberdayaan Pendidikan Non formal , Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan mengadakan lomba Tutor berprestasi Tingkat Kota Tangserang Selatan (17/5) di Gedung 123 Graha Widya Bhakti Puspitek Serpong Tangsel, Banten.


 
Acara ini di ikuti oleh sebelas orang peserta, tutor dari  dari PKBM di kota Tangerang selatan antara lain, PKBM Kak Seto,  PKBM  Bina Insan Kamil, PKBM Insan Karya, PKBM Technosa, PKBM Indonesia Cerdas.

" Kegiatan ini adalah kegiatan  rutin yang di adakan oleh dinas pendidikan kota Tangerang Selatan, dan menjadi ajang seleksi tutor-tutor paket A, Paket B dan paket C yang berprestasi di kota Tangerang selatan untuk ikut serta lomba di tingkat propinsi Banten maupun di tingkat Nasional." demikian di sampaikan oleh Sadelih Ibrahim Kasie PNFI dalam sambutan pembukaannya  mewakili Kepal Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan.



 




 


Lomba Kreatifitas Peserta didik Paket B Tingkat provinsi Banten 2016


PKBM-Tangsel. Serang. 2 Mei 2016. Dinas Pendidikan Provinsi Banten mengadakan kegiatan Lomba Kreatifitas Peserta didik Pendidikan Keaksaraan dan Lomba Kreatifitas Peserta didik Paket B Tingkat provinsi Banten di Hotel Marbrla, Anyer .
Kegiatan dimulai pada hari Senin, tanggal 2 Mei sampai dengan 4 Mei 2016. Lomba ini teridiri dari Lomba Keterampilan (Hasta karya) keaksaraan dan paket B, Lomba melukis, Lomba kemampuan akademik, Lomba menulis dan membaca puisi, Lomba menulis naskah pidato, Lomba Calistung keaksaraan, Lomba testimoni keaksaraan.

Dinas pendidikan kota Tangerang Selatan mengirimkan 6 orang peserta didik nya dari PKBM di Tangsel.  Pkbm kota Tangsel yang kreatif. sabet juara Kreatifitas PKBM Tingkat propinsi Banten.  juara ke 2 adalah "Kompresor Mini" PKBM  Bina  Insan Kamil ,  PKBM Technosa Juara 1 melukis,  PKBM Siliwangi juara 3 lomba pidato


Salah satunya adalah  Adhita Yulius Resa Valentino ( Alen)  peserta paket B dari PKBM Bina Insan Kamil , Kecamatan Setu , Tangsel.Alhamdulillah Alen berhasil mendapat JUARA-2 dengan hasil Karya nya "Mini Compressor" dari barang bekas.
Selamat dan sukses ya Alen...  Teruslah berkarya dan lakukanlah  yang terbaik.....

Sunday, May 15, 2016

Tentang Program Pendidikan Kesetaraan Paket C - PKBM


Keberhasilan pembangunan suatu bangsa sangat ditentukan oleh faktor sumber daya manusia. Pendidikan merupakan kebutuhan yang utama dalam pengembangan potensi diri menuju sumber daya manusia yang unggul.

 Tahun  2015,  terdapat  sekitar  68.219  orang  yang  menjadi  sasaran  Program  Paket  C.  Sasaran  tersebut  pada  umumnya  adalah  masyarakat  marginal  yang   karena   faktor   sosial   ekonomi  tidak   memiliki   kemampuan   untuk mengikuti   pendidikan  di  jalur  formal  atau  sekolah.  


Di  samping  itu  juga  mungkin  karena  faktor  geografis,  yang  bertempat tinggal  atau  bermukim  di  daerah-daerah  terpencil,  pulau-  pulau  kecil,  daerah  perbatasan,  atau  wilayah  lainnya  yang  sulit  dijangkau  dan  tidak  memperoleh  akses  layanan  pendidikan  formal.  sangat  mungkin  mereka  karena  sesuatu  hal  terpaksa  harus  putus  sekolah  atau  putus  lanjut  dari  bangku  sekolah.  
Dalam  rangka  memberikan  kesempatan  bagi  mereka  untuk  memperoleh  layanan   pendidikan   dasar   untuk   mendukung   wajib   belajar pemerintah menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan Paket C Setara SMA/MA.



Untuk    menyamakan    persepsi    dalam    penyelenggaraan    program Pendidikan   Kesetaraan   Paket   C,   maka  dijelaskan beberapa pengertian, yaitu sebagai berikut:
  1. Program     Pendidikan     Kesetaraan     Paket  C adalah layanan  pendidikan melalui jalur pendidikan nonformal yang ditujukan bagi masyarakat yang karena berbagai faktor  tidak dapat menyelesaikanpendidikannya   atau   putus   sekolah   di  tingkat   SMA/MA,   yang diselenggarakan  oleh  lembaga/organisasi  atau  satuan  pendidikan nonformal sehingga pada gilirannya lulusannya diharapkan memiliki pengetahuan,  keterampilan,  dan  sikap  yang  dinyatakan  dan  diakui setara dengan lulusan SMA/MA.
  2. Lembaga/organisasi  atau  satuan  pendidikan  nonformal  sebagai penyelenggara program Pendidikan Kesetaraan Paket C (selanjutnya disebut  sebagai  lembaga  penyelenggara  program)  adalah  pusat kegiatan   belajar   masyarakat   (PKBM),   sanggar   kegiatan   belajar (SKB),  lembaga  kursus  dan  pelatihan,  kelompok  belajar,  rumah pintar,   dan   satuan   pendidikan   nonformal   sejenis   lainnya   yang  menyelenggarakan program Pendidikan Kesetaraan Paket C.
  3. Tutor  adalah  pendidik  yang  memberikan  bimbingan  pada  peserta didik  dalam  proses  pembelajaran  program  Pendidikan  Kesetaraan Paket C sesuai dengan kompetensinya.
  4. Nara sumber teknis adalah pelatih  yang memberikan pelatihan praktek keterampilan  pada  peserta  didik  dalam  proses  pelatihan  program Pendidikan Kesetaraan Paket C sesuai dengan kompetensinya. 
  5. Peserta  didik  adalah  warga  masyarakat  yang  membutuhkan  dan mengikuti       proses  pembelajaran  program  Pendidikan  Kesetaraan Paket C.


 Tujuan    Program

Penyelenggaraan program Pendidikan Kesetaraan Paket C dimaksudkan untuk memberikan layanan pendidikan kepada warga negara Indonesia yang karena berbagai faktor dan sebab  tidak dapat memperoleh layanan  pendidikan  setingkat  SMA/MA  pada  jalur  pendidikan  formal,  sehingga pada   akhir   pembelajaran   program   pendidikan   kesetaraan   Paket   C  diharapkan  peserta  didik  memiliki  pengetahuan,  keterampilan,  dan  sikap yang diakui setara dengan SMA/MA.

Penyelenggaraan program Pendidikan Kesetaraan Paket C bertujuan untuk:
  1. menyediakan layanan pendidikan pada jalur pendidikan nonformal untuk menjaring anak-anak yang putus sekolah di tingkat SMA/ MA untuk mensukseskan rintissan wajib belajar pendidikan menengah;
  2. meningkatkan  pengetahuan,  keterampilan,  dan  sikap  peserta  didik sehingga memiliki kemampuan yang setara dengan SMA/MA;
  3. membekali  dasar-dasar  kecakapan  hidup  yang  bermanfaat  untuk bekerja mencari nafkah atau berusaha mandiri;
  4. membekali pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta didik yang memungkinkan lulusan program dapat meningkatkan pendidikannya ke  jenjang  satuan  pendidikan  yang  lebih  tinggi,  atau  meningkatkan  kariernya dalam pekerjaannya.
Sasaran
Sasaran   penerima   manfaat   adalah   masyarakat,   dan   peserta didik  Pendidikan Kesetaraan Paket C.



Hasil yang Diharapkan

Hasil  yang  ingin  dicapai  pada  akhir  penyelenggaraan  program  Pendidikan  Kesetaraan Paket C ini adalah:
  1. tersedianya layanan pendidikan pada jalur pendidikan nonformal untuk menjaring anak-anak yang putus sekolah di tingkat SMA/SMK/MA untuk mensukseskan rintisan wajib belajar pendidikan menengah;
  2. Peserta  didik  memiliki  pengetahuan,  keterampilan,  dan  sikap  yang diakui setara dengan lulusan SMA/MA;
  3. Peserta    didik    memperoleh    dasar-dasar    kecakapan    hidup  yang bermanfaat untuk mencari nafkah atau berusaha sendiri;
  4. Peserta didik memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang memungkinkan  lulusan  program  dapat  meningkatkan  pendidikannya ke   jenjang   yang   lebih tinggi,   atau   meningkatkan   kariernya   dalam  pekerjaannya.

Saturday, May 7, 2016

Peresmian Sekretariat DPP. FK PKBM Indonesia di Jakarta

Forum PkBM Indonesia kini sudah ada sekretariat ada di Jakarta yaitu di ruko 3 lantai di  perkantoran pondok pinang center blok A jaksel